Selasa, 07 Juni 2016

Wisata Bojonegoro Bendungan Gerak

Wisata Bojonegoro Bendungan Gerak

bendungan gerak bojonegoro
Bendungan gerak Bojonegoro

Potensi wisata BENDUNG GERAK Kabupaten Bojonegoro semakin hari semakin banyak pengunjungnya. Pemerintah kabupaten juga turun tangan. Dengan jalinan kerja sama yang harmonis antara pemerintah dan pihak-pihak terkait, obyek wisata Bojonegoro semakin berkembang. Salah satu yang menjadi obyek wisata bojonegoro adalah wisata BENDUNG GERAK

PARIWISATA BOJONEGORO

BENDUNG GERAK merupakan salah satu potensi pariwisata Bojonegoro. Bendungan ini terletak di desa Padang kecamatan Trucuk kabupaten bojonegoro. Bangunan bendung gerak ini menghubungkan antara desa Padang kecamatan Trucuk  dan desa Ngringin rejo kecamatan Kalitidu. Bangunan ini di bangun di lahan seluas 1.841.752 m2 (berdasarkan data dari dinas  kominfo Bojonegoro)

Dengan adanya bengung gerak ini akses penduduk desa tersebut lebih mudah. Selain itu fungsi utama dengan adanya bendung gerak ini adalah meningkatnya sektor pertanian. Hal ini disebabkan karena fungsi utama bendung gerak ini sebagai penyedia air sekaligus menjaga kerusakan ekosistem bengawan solo.

Selain itu letak bendung gerak yang berdekatan dengan agrowisata ngringinrejo, menjadikan lohkasi ini selalu ramai pengunjung. Dampak  perekonomian juga dirasakan oleh masyarakat sekitar. 

Dengan adanya bendung gerak sebagai salah satu obyek wisata bojonegoro, dampak positif bagi perekonimian penduduk sekitar meningkat. Para penduduk dapat berjualan ikan segar hasil memancing warga yang berasal dari  bendung gerak dan bengawan solo. 

Jika hari minggu atau hari libur tiba, suasana obyek wisata bendung gerak semakin ramai pengunjung. Tempatnya yang cukup luas menjadikan salah satu alternatif sarana berlibur keluarga. 

Terkadang rombongan dari sekolah juga ramai mengunjungi tempat ini. Salah satu acara yang menjadi rutinitas di bendung gerak adalah acara saat hari jadi kota Bojonegoro

Beberapa waktu yang lalu dalam rangka memperingati hari jadi kota bojonegoro, di bedung gerak terdapat beberapa acara yang mengundang perhatian banyak pengunjung. Di antaranya tangkap bebek, Festival bengawan solo dan masih banyak lagi.

Dengan adanya acara tesebut, Obyek wisata ini semakin dikenal warga. Tak hanya warga bojonegoro yang datang, namun  masyarakat luar kota Bojonegoro juga rela berdatangan. Peserta festival juga cukup banyak. Mereka berasal dari berbagai desa di wilayah kabupaten Bojonegoro. Semarak acara di obyek wisata bendung gerak menjadikan suasana semakin meriah.

Tak hanya itu, karena tempatnya yang menarik, bendung gerak juga pernah di jadikan tempat manggung grup band terkenal indonesia. Saat itu acara juga berlangsung cukup meriah dan ramai. Penonton dan para pengunjung lain cukup puas dengan tampilan band dan lokasi yang obyek wisata bendung gerak.

PETA JALAN WISATA BOJONEGORO

Untuk menuju lokasi bendung gerak tidaklah sulit. Akses jalan dikabupaten Bojonegoro kini sudah mudah dilalui baik dengan kedaraan roda 2 maupun roda 4. Pembangunan jalan sudah dilakukan mulai dari kota hingga ke desa. 

Sedangkan untuk menuju lokasi wisata bendung gerak, dari pusat kota bojonegoro kita menuju ke wilayah barat. Membutuhkan waktu sekitar 30 menit dengan kendaraan untuk menuju lokasi obyek wisata bendung gerak. 

Tak perlu khawatir kesasar jalan, tanyakan saya ke warga Bojonegoro untuk menuju lokasi tersebut. Arah menuju lokasi tersebut, di pintu masuk gapura terdapat icon buah blimbing yang cukup besar. Hal ini di sebabkan karena lokasi obyek wisata bendung gerak dan agro wisata kebun belimbing desa ngringinrejo berdekatan. Itulah yang menyebabkan gapura masuk desa tersebut terdapat icon belimbing raksasa. 

Sambutan masyarakat juga cukup ramah. Jangan heran jika pengunjung selalu berniat untuk mengunjungi lokasi ini kembali. Karena godaan ikan segar hasil tangkapan dari bengawan solo dan bendung gerak, menjadikan salah satu daya dukung dan menarik pengunjungn

Harga yang di tawarkan pun cukup bersahabat, sehingga pengunjung semakin merasa puas. Suasana bendung gerak saat pagi hari ramai dengan lalu lalang warga kalitidu dan juga Trucuk yang sedang beraktivitas. Sinar mentari terlihar cerak di ufuk timur . 

Sore hari sambil menunggu matahari ke ufuk barat, suasana obyek wisata ini juga ramai. Terkadang, di musim tertentu, bermain layang-layang di lokasi ini menjadi salah satu cara anak-anak sekitar untuk menghibur diri, hal ini kadang membuat pengunjung ikut menikmatinya. Di samping menikmati suasana obyek wisata tersebut.