Home » » Karakteristik Anak Tunagrahita

Karakteristik Anak Tunagrahita

Posted by Cendikia on Tuesday, July 3, 2018




Anak tunagrahita secara umum mempunyai tingkat kemampuan intelektual di bawah rata-rata. Selain itu juga mengalami hambatan terhadap perilaku adaptif selama masa perkembangan hidupnya dari 0 tahun hingga 18 tahun. Menurut Bandi Delphie (2006: 16), hal ini bisa dilihat dari skor IQ 70, mempunyai hambatan pada komponen yang tidak bersifat intelektual, yakni perilaku adaptif. Hal ini sesuai dengan Definisi American Association on Mental Retardation (AAMD). Bidang perilaku adaptif yang menjadi perhatian untuk diobservasi meliputi hal-hal sebagai berikut:
1)      Menolong diri sendiri sebagai bentuk penampilan pribadi, meliputi: makan, minum, menyuap, berpakaian, pergi ke WC, berpatut diri, dan memelihara kesehatan diri.
2)      Perkembangan fisik, meliputi keterampilan gerak (gross dan fine motor)
3)      Komunikasi, meliputi bahasa reseptif dan bahasa ekspresif.
4)      Keterampilan sosial, meliputi keterampilan bermain, keterampilan berinteraksi, berpartisipasi dalam kelompok, bersikap ramah-tamah dalam pergaulan, perilaku seksual, tanggung jawab terhadap diri sendiri, kegiatan memanfaatkan waktu luang, dan ekspresi emosi.
5)      Fungsi kognitif, meliputi pengetahuan akademik dasar (seperti pengetahuan tentang warna), membaca, menulis, fungsi-fungsi pengenalan terhadap angka, waktu, uang dan pengukuran.
6)      Memelihara kesehatan dan keselamatan diri, meliputi mengatasi luka, berkaitan dengan masalah kesehatan, pencegahan kesehatan, keselamatan diri, dan memelihara diri secara praktis.
7)      Keterampilan berbelanja, meliputi penggunaan uang, berbelanja, kegiatan di bank, dan cara mengatur pembelanjaan.
8)      Keterampilan domestik, meliputi membersihkan rumah, memelihara dan memperbaiki barang-barang yang ada di rumah, cara membersihkan atau mencuci, keterampilan dapur, dan menjaga keselamatan rumah tangga.
9)      Orientasi lingkungan, meliputi keterampilan melakukan perjalanan, memanfaatkan sumber-sumber lingkungan, penggunaan telepon, dan menjaga keselamatan lingkungan.
10)  Keterampilan vokasional, meliputi kebiasaan bekerja serta perilakunya, keterampilan mencari pekerjaan, penampilan diri sebagai karyawan atau pekerja, perilaku sosial dalam pekerjaan, dan menjaga keselamatan kerja. (Smith, dikutip Bandi Delphie, 2006: 16)

Sumber
Bandi Delphie. Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus Dalam Setting Pendidikan Inklusi. Bandung : PT. Refika Aditama. 2006.

Thanks for reading & sharing Cendikia

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Selamat Datang di Blog Cendikia,

1. Silahkan isi komentar karena itu sangat berarti dalam perkembangan blog ini.
2. Jangan sungkan untuk bertanya di kolom komentar.
3. Kalau Anda mencari artikel atau data terperinci silahkan buka menu sitemap di kanan atas.
4. Jadilah Followers/pengikut blog ini untuk mendapatkan pemberitahuan secara langsung lewat email.


Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Followers