Home » » Katakteristik Anak Hiper Aktif

Katakteristik Anak Hiper Aktif

Posted by Cendikia on Tuesday, July 3, 2018



Hiperaktif bukan merupakan penyakit tetapi suatu gejala atau symptoms (Batshaw & Perret, 1986). Symptom terjadi disebabkan oleh faktor-faktor brain damage, an emotional disturbance, a hearing deficit, or mental retardation. Hal ini dimungkinkan terjadi bahwa seorang anak mempunyai kelainan in-atensi disorder dengan hyperactive (attention deficit disorder-with hyperactivity) atau in-atensi disorder tanpa hiperaktif (attention deficit disorder). Dewasa ini banyak kalangan medis masih menyebut anak hiperaktif dengan istilah attention deficit disorder (ADD). (Solek, dikutip Bandi Delphie, 2006: 73).
Gejala-gejala kelainan dari anak hiperaktif antara lain in-atensi, hiperaktivitas, dan impulsivitas. Anak-anak hiperaktif memerlukan suatu layanan dengan cara pemberian intervensi dengan terapi farmakologi dikombinasikan dengan terapi perilaku (behavior modification). Jika anak hiperaktif tidak mendapat layanan terapi, maka yang bersangkutan di kemudian hari akan berkembang ke arah “criminal”, suka mengutil barang, mencuri, mencoba-coba narkoba, merusak properti dan cenderung berkembang ke arah problem yang lain, yaitu conduct disorder (Solek, dalam Bandi Delphie, 2006: 73).
Ciri yang paling mudah dikenal bagi anak hiperaktif adalah anak akan selalu bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain, selain itu yang bersangkutan sangat jarang untuk berdiam selama kurang lebih 5 hingga 10 menit guna melakukan suatu tugas kegiatan yang diberikan oleh gurunya. Oleh karenanya, di sekolah anak hiperaktif  mendapat kesulitan untuk berkonsentrasi dalam tugas-tugas kerjanya. Ia selalu mudah bingung atau kacau pikirannya, tidak suka memperhatikan  perintah atau penjelasan dari gurunya, dan selalu tidak berhasil dalam melaksanakan tugas-tugas pekerjaan sekolah, sangat sedikit kemampuan mengeja huruf, tidak mampu untuk meniru huruf-huruf. Ciri-ciri yang lebih spesifik, adalah sebagai berikut:
1)      Selalu berjalan-jalan memutari ruang kelas dan tidak mau diam.
2)      Sering mengganggu teman-teman di kelas.
3)      Suka berpindah-pindah dari satu kegiatan ke kegiatan lainnya dan sangat jarang untuk tinggal diam menyelesaikan tugas sekolah, paling lama bisa tinggal diam di tempat duduknya sekitar 5 sampai 10 menit.
4)      Mempunyai kesulitan untuk berkonsentrasi dalam tugas-tugas di sekolah.
5)      Sangat mudah berperilaku untuk mengacau atau mengganggu.
6)      Kurang memberi perhatian untuk mendengarkan orang lain berbicara.
7)      Selalu mengalami kegagalan dalam melaksanakan tugas-tugas di sekolah.
8)      Sulit mengikuti perintah atau suruhan lebih dari satu pada saat bersamaan.
9)      Mempunyai masalah belajar hampir di seluruh bidang studi.
10)  Tidak mampu menulis surat, mengeja huruf dan berkesulitan dalam surat-menyurati.
11)  Sering gagal di sekolah disebabkan oleh adanya in-atensi dan masalah belajar karena persepsi visual dan auditory yang lemah.
12)  Karena sering menurutkan kata hati (impulsiveness), mereka sering mendapatkan kecelakaan dan luka. (Rapport & Ismond, dalam Bandi Delphie, 2006: 74).
Hubungan antara attention deficit disorder, learning disability dan hyperactivity dapat dilihat pada gambar berikut (Batshaw & Perret, 1986, dalam Bandi Delphie, 2006: 75):
Gambar. 2.4. Hubungan Antara Kesulitan Belajar, In-Atensi Dan Hiperaktif.



Pengobatan terhadap ADD umumnya dilakukan dengan berbagai pendekatan termasuk program pendekatan khusus.

Sumber
Bandi Delphie. Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus Dalam Setting Pendidikan Inklusi. Bandung : PT. Refika Aditama. 2006.

Thanks for reading & sharing Cendikia

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Selamat Datang di Blog Cendikia,

1. Silahkan isi komentar karena itu sangat berarti dalam perkembangan blog ini.
2. Jangan sungkan untuk bertanya di kolom komentar.
3. Kalau Anda mencari artikel atau data terperinci silahkan buka menu sitemap di kanan atas.
4. Jadilah Followers/pengikut blog ini untuk mendapatkan pemberitahuan secara langsung lewat email.


Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Followers